Pembinaan Peningkatan Kualitas Jajanan Anak Sekolah Dasar di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Kota Surabaya

Rizky Dzariyani Laili, Luki Mundiastuti, Dewinta Hayudanti, Rossa Kurnia Ethasari, Alifah Nur Aimanda, Nabila Cindy Apsari

Abstract


The consumption of children's snack foods is expected to be able to contribute energy and other nutrients that are useful for children's growth. Snacks for schoolchildren with poorly guaranteed food safety have the potential to cause poisoning and indigestion. The design used is descriptive obtained from data on the results of testing food additives in an effort to improve food safety supervision, interviews using questionnaires with food vendors. The results obtained that the knowledge of school food vendors has excellent knowledge as many as 5 people and 1 person with sufficient knowledge of food additives. Sanitary hygiene for the manufacture of tofu contents is good enough but when waiting for the frying process the ingredients are not closed. No addition of borax or dyes was found that was prohibited in snack foods at SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya City. Education about healthy snack food needs to be carried out frequently by the school in collaboration with the health office. Food and hazardous materials security monitoring activities must be carried out periodically to reduce the amount of misuse of harmful food additives


Keywords


Snack, Coaching, Elementary School Children

Full Text:

PDF

References


Aprilia BA. Faktor yang berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada anak sekolah dasar. [skripsi]. Semarang: Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro; 2011.

Hamida, K., & Zulaekah, S. (2012). Penyuluhan Gizi Dengan Media Komik Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Keamanan Makanan Jajanan. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 67-73.

Hermina, H. (2000). Perilaku makan murid sekolah dasar penerima PMT-AS di Desa Ciheuleut dan Pasir Gaok Kabupaten Bogor.

Laksmiyanti, K. R. A., & Ariana, I. G. P. (2017). PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU USAHA DALAM PEREDARAN JAJANAN ANAK (HOME INDUSTRY) YANG TIDAK TERDAFTAR DALAM DINAS KESEHATAN. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 5(2).

Manalu, H. S. P., & Suudi, A. (2016). Kajian implementasi pembinaan pangan jajanan anak

sekolah (PJAS) untuk meningkatkan keamanan pangan: peran dinas pendidikan dan dinas kesehatan kota. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 26(4), 249-256.

Mavidayanti, H. (2016). Kebijakan Sekolah dalam Pemilihan Makanan Jajanan pada Anak Sekolah Dasar. JHE (Journal of Health Education), 1(1).

Menteri Kesehatan. Keputusan Menteri Kesehatan No. 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Pedoman Persyaratan Higiene Sanitasi Makanan Jajanan, Pasal 1 butir (1). 2003.

Nurbiyati, T. (2014). Pentingnya memilih jajanan sehat demi kesehatan anak. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 3(03), 192-196.

Sari, M. H. (2017). Pengetahuan dan sikap keamanan pangan dengan perilaku penjaja makanan jajanan anak sekolah dasar. JHE (Journal of Health Education), 2(2), 156-163.

Sinaga, T. (2016). Gizi anak sekolah. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Wardyaningrum, D. (2014). Pola Komunikasi Keluarga dalam Menentukan Konsumsi Nutrisi bagi Anggota Keluarga. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(3), 289-298.




DOI: https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i1.222

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Rizky Dzariyani Laili, Luki Mundiastuti, Dewinta Hayudanti, Rossa Kurnia Ethasari, Alifah Nur Aimanda, Nabila Cindy Apsari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

______________________________________________________

Pusat Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (P3M)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya
Addres: Jl. Gadung No. 1 Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Telp: 031-8411721; Email: jcehn.sht@stikeshangtuah-sby.ac.id